Sulawesi Tengah – Polda Sulteng melaksanakan bakti kesehatan dengan membuka layanan operasi gratis celah bibir dan langit-langit, katarak, serta pterygium bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda Sulawesi Tengah ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan layanan operasi namun terkendala biaya,” ujar Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah.
Ia mengatakan kegiatan bakti kesehatan bertajuk “Polri Wujud Pengabdian Untuk Negeri” tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”. Dilansir dari Antara, Senin (15/6/26).
Ia menjelaskan layanan operasi celah bibir dan langit-langit akan dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palu dengan tahapan skrining pada 22-23 Juni 2026, sedangkan tindakan operasi dijadwalkan pada 24-25 Juni 2026.
Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut dapat memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran melalui Iptu Irwan Kasim di nomor 0811-4584-199 atau Ibu Chepy di nomor 0811-4580-969.
Adapun persyaratan bagi pasien operasi celah bibir dan langit-langit meliputi fotokopi Kartu Keluarga (KK), bayi penderita celah bibir minimal berusia tiga bulan dengan berat badan minimal lima kilogram, sedangkan pasien celah langit-langit minimal berusia 18 bulan dengan berat badan minimal 10 kilogram.
Selain itu, pasien tidak sedang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, demam maupun penyakit lainnya dan harus dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani operasi.
Sementara itu, untuk operasi katarak dan pterygium, tahapan skrining akan dilaksanakan pada 18-19 Juni 2026, sedangkan tindakan operasi dijadwalkan pada 26-27 Juni 2026 di RS Bhayangkara Tingkat III Palu.
Kabidhumas mengatakan seluruh rangkaian pelayanan kesehatan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah. (PB/Red)















